EnglishIndonesian
Pengunjung Hari Ini : 30
Total Pengunjung : 16150
Online : 0

Tips Memilih Sekolah Anak di Masa Pandemi

Sekolah menentukan masa depan anak dan pembentukan karakter si Buah Hati. Kalau Bunda tinggal di wilayah Jabodetabek, Bunda tak perlu pusing mencari sekolah.

Ada puluhan sekolah yang bisa Bunda pilih. Tapi, tugas Bundalah mencari sekolah terbaik untuk anak, apalagi di masa pandemi seperti ini.

Nah, untuk mempermudah tugas Bunda sebagai orang tua yang harus memilih sekolah anak di masa pandemi, silakan ikuti tips berikut ini:

#1. Tentukan Kriteria

Sekolah adalah investasi jangka panjang. Si Kecil akan menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah selama beberapa tahun ke depan. Oleh sebab itu, orang tua harus mampu menentukan kriteria penting dalam menentukan pilihan sekolah anak.

Misalnya saja, Bunda dapat memilih sekolah nasional, internasional, sekolah berbasis agama, sekolah billingual, atau sekolah alam.

Masing-masing tentunya memiliki kelebihan masing-masing. Bunda sebagai orang tua diharapkan sudah mengetahui kebutuhan si Kecil dan mampu memilih sekolah sesuai dengan ke mana Bunda ingin mengarahkan anak.

#2. Riset

Kalau Bunda sudah memiliki beberapa sekolah pilihan yang masuk kriteria, mulai riset dan cari tahu lebih dalam tentang masing-masing sekolah.

Buat tabel kelebihan dan kekurangan sekolah yang masuk dalam kriteria tersebut. Pelajari juga tenaga guru, karyawan, dan potensi alumni sekolah.

Tak jarang, banyak orang tua lain yang membagikan pengalaman mereka di media sosial terkait sekolah-sekolah tertentu.

Cari media sosial sekolah tersebut, bergabunglah dengan forum-forum parenting, dan ajukan beberapa pertanyaan yang mungkin jadi perhatian Bunda.

#3. Kunjungi Sekolah

Di tahap ini, Bunda sudah memiliki beberapa sekolah yang cocok dengan kriteria dan kebutuhan. Sekarang saatnya mengunjungi sekolah-sekolah tersebut satu per satu.

Sekarang lah kesempatan Bunda untuk melihat sendiri bagaimana situasi sekolah yang Bunda incar.

Beberapa hal yang harus Bunda perhatikan ketika mengunjungi sekolah-sekolah tersebut antara lain:

  • Jarak dari rumah ke sekolah
  • Rute yang dilalui terutama pagi hari
  • Lingkungan sekitar sekolah
  • Fasilitas sekolah
  • Suasana sekolah
  • Makanan yang ditawarkan
  • Gedung sekolah

Nah, mumpung Bunda sudah ada di sekolah tersebut, Bunda bisa sekalian tanya jawab dengan karyawan dan staff di sana.

Bunda bisa tanyakan beberapa hal seperti:

  • Kurikulum
  • Cara mengajar
  • Cara belajar
  • Visi dan misi sekolah
  • Kompetensi guru
  • Jumlah siswa dalam satu kelas
  • Apa yang mereka banggakan dari sekolah tersebut
  • Kompetisi yang sering diikuti sekolah tersebut

Kalah Bunda punya pertanyaan lain, ajukan saja. Pihak sekolah tidak akan keberatan menjawab pertanyaan Bunda.

Sempatkan untuk bicara dengan kepala sekolah, guru, siswa lain, atau mungkin orang tua lain yang saat itu ada di sana untuk mendapatkan sudut pandang baru.

#4. Buat Anggaran

Bunda pasti ingin sekolah terbaik untuk si Kecil. Tapi, sekolah terbaik bukan berarti sekolah termahal. Sekolah dengan biaya mahal tidak selalu menjamin kualitas yang ditawarkan.

Oleh sebab itu, Bunda harus teliti dalam menghitung anggaran sekolah anak dan sesuai dengan kemampuan finansial dan situasi keuangan saat pandemi seperti ini.

Cari tahu total biaya masuk, biaya sekolah tahun pertama, dan biaya sekolah di tahun-tahun berikutnya. Jangan malu untuk bertanya soal kenaikan biaya yang umumnya terjadi setiap tahun.

Pertimbangan anggaran ini bisa jadi senjata untuk mengerucutkan pilihan sekolah.

#5. Libatkan si Kecil

Hindari mengajak anak Bunda memilih sekolah ketika masih ada banyak pilihan. Ini malah akan membuat si Buah Hati bingung dan tidak bisa menentukan pilihan.

Setelah pilihan Bunda mengerucut setidaknya jadi 3 sekolah terbaik menurut kriteria Bunda, ajak si Kecil untuk mengunjungi sekolah-sekolah tersebut.

Tanyakan pada si Kecil di mana ia memilih untuk sekolah. Setelahnya, Bunda bisa menjatuhkan pilihan final.

Pertimbangkan kembali kriteria yang menurut Bunda penting. Misalnya saja porsi ajaran agama, biaya, jarak, dan fasilitas.

Kalau masih ragu, libatkan si Kecil untuk ikut trial class di sekolah-sekolah tersebut. Dari sini, Bunda bisa memastikan apakah sistem belajar sekolah tersebut sudah cocok atau belum.